MIMPI SANG PEMUDA MENUJU TANGGA MASA DEPAN

Kamis, 07 April 2016

Menjadi Matahari

Kali ini hanya ingin menulis dalam sendu sendiri, ketika hanya sepi yang membuat mata ini seperti ingin memuntahkan sebuah sedih, hanya dalam hati membisik perih, maafkan, ku tidak dapat membiarkan senyum mu abadi dalam memori tapi linimasa kini mengetahui atas semua yang membuatku teringat kembali. Terpaksa, kali ini ku mencoba menata.
Kali ini hanya apa yang dalam hati ingin mengetahui, ketika kalian akan pergi mencari jati diri, berharap hanya untuk mendambakan sebuah kisah dapat terulang walau sekiranya kita sudah tak searah. Harus, kali ini memang untuk mendamba kalian sukses membanggakan cinta dari orang tua kalian, menyemu beberapa harap kosong tak harus terpendam dalam sebuah hal yang tabu. Jingganya senja terpatri walau hanya sementara. Tapi ku tidak ingin kalian seperti senja indah, indah, indah namun hanya sementara ku ingin kalian seperti matahari, menyinari, menghangati, menaungi diri ini
Maafkan semua yang terjadi, biarkan hati kita saling terisi dalam sebuah memori indah untuk dikenang dalam suatu masa nanti ketika tua

Maros, 07 April 2016

0 komentar:

Posting Komentar

Follower

My Blog list