Sabtu, 21 Mei 2016
Jumat, 20 Mei 2016
Kamis, 19 Mei 2016
Panas Peluh Pinta #MIWF2016
Author: Unknown |
07.59.00 |
1 Comment |
(19/5)
Untuk hari ini kebayakkan acara berlangsung diluar main place atau tempat inti MIWF itu sendiri (Fort Rotterdam),
uniknya acaranya dipisah ke kampus-kampus yang terpilih seperti UNHAS, UNM, UIN
Samata, dan Universitas Bosowa.Rabu, 18 Mei 2016
Antara Aku, Buku, Setapak, Cinta, Hujan,dan #MIWF2016
Author: Unknown |
06.21.00 |
No Comments |
MIWF 2016 Day-1

(18/5) Di post kali ini saya mungkin akan bercerita sedikit tentang MIWF 2016, sebelum itu saya ingin memaparkan sedikit tentang, MIWF itu apa sih? Keren kah? Bagus kah? Nah, MIWF merupakan singkatan dari Makassar International Writers Festival, MIWF merupakan satu-satunya festival sastra terbesar se Indonesia timur yang merupakan program dan dikelola dari Rumata' Artspace sejak 2011. Nah buat yang bertanya-tanya apakah keren? Ataukah bagus? Anda harus merasakan euforianya sendiri, menurut saya ini merupakan surga bagi penikmat literasi untuk keluar dari gua mereka, mungkin sudah ada yang berkelana.
Senin, 25 April 2016
Hanya Waktu
Author: Unknown |
18.27.00 |
No Comments |
Jujur, aku masih takut menatap bintang, ada yang berkilau disaat selalu menatap nanar terhadapnya, aku hanya takut itu hanya sementara, hingga dirimu datang, kamu bukan hujan, kamu bukan matahari maupun apapun itu yang dapat kulihat.
Kamu ternyata adalah jiwa yang selalu terperangkap dalam hati walau rindu selalu ingin dikasihi, aku selalu marah terhadap angin-angin yang 'katanya' menerbangkan rindu ini terhadapmu, tapi hanya perihal kata aku cinta kamupun belum terucap dengan jelas,sebab aku tak ingin mengatakannya melalui kotak percakapan aku ingin mengatakannya langsung di hadapmu.
Jarak tak menggetarkan, aku tak perduli itu, aku berusaha merajut waktu karena kita hanya berbeda tempat, tak beda kepercayaan dan rasa ingin bersama.
Untuk gadis yang jauh disana, namamu ada dalam puisi ku kali ini, silakan kamu tenggelam didalamnya, percaya ada aku yang akan membawamu ke permukaan bersama senyum indahmu
Maros, 9 Juni 2016
Minggu, 10 April 2016
Pinta Seorang Penyair
Author: Unknown |
08.14.00 |
No Comments |
Kamis, 07 April 2016
Menjadi Matahari
Author: Unknown |
04.36.00 |
No Comments |
Kali ini hanya ingin menulis dalam sendu sendiri, ketika hanya sepi yang membuat mata ini seperti ingin memuntahkan sebuah sedih, hanya dalam hati membisik perih, maafkan, ku tidak dapat membiarkan senyum mu abadi dalam memori tapi linimasa kini mengetahui atas semua yang membuatku teringat kembali. Terpaksa, kali ini ku mencoba menata.
Kali ini hanya apa yang dalam hati ingin mengetahui, ketika kalian akan pergi mencari jati diri, berharap hanya untuk mendambakan sebuah kisah dapat terulang walau sekiranya kita sudah tak searah. Harus, kali ini memang untuk mendamba kalian sukses membanggakan cinta dari orang tua kalian, menyemu beberapa harap kosong tak harus terpendam dalam sebuah hal yang tabu. Jingganya senja terpatri walau hanya sementara. Tapi ku tidak ingin kalian seperti senja indah, indah, indah namun hanya sementara ku ingin kalian seperti matahari, menyinari, menghangati, menaungi diri ini
Maafkan semua yang terjadi, biarkan hati kita saling terisi dalam sebuah memori indah untuk dikenang dalam suatu masa nanti ketika tua
Maros, 07 April 2016
