MIMPI SANG PEMUDA MENUJU TANGGA MASA DEPAN

Rabu, 02 September 2015

Mengkristalkan Hujan Mencairkan Embun

Karya Muh. Dirga Ramadhan


Disaat malam tiba kau bagaikan bintang terang yang menyinariku
mengalir bagaikan hembus nafas setiap denyut jantungku
mendawai indah bagaikan melodi merdu seruling bambu
dan melengkung seduh dalam kepercayaan menanti mu


Pagi ini kau menjelma hujan deras
membuat daun basah dikarnakan rintiknya
merajut asa dalam setiap sekon cucurannya
dan menempelkan senyuman dalam setiap rindunya

Siang ini kau seperti lantunan merdu angin yang menghanyutkanku
yang memberiku kerinduan tanpa batas dalam setiap langkahku
yang menyemangatiku dalam langkah-langkahku
yang membalutku hangat dalam setiap sedihku

Petang ini kau menjadi titik rindu dalam kalbu
menjadi pematik semangat untuk hari esok
yang mengristalkan hujan dan mencairkan embun

  2 komentar:

  1. Senja ini kau berada disela-sela jingga
    Menatap penuh curiga
    Untuk cinta yang selalu terjaga

    BalasHapus
  2. Malam ini terlalu indah pada kenangan, telah dicecapnya kerinduan tak berkesudah. Ia menatap hujan di luar sana. Tetes air menjelma beling, berkilap gemertap. Dadanya sarat getar, semalam-malam dimana ia mengurung diri, didapati dunia terlampau luas kini. Tampak ia mengkristalkan hujan, mencairkan embun.
    *Pemuda di sudut kota

    BalasHapus

Follower

My Blog list